Jumat, 04 Mei 2018

Ayam Cemani

HAE GAES

apa kabar pecinta ayam? Disini gue mau kasih tau kalian tentang AYAM CEMANI

Cemani berasal dari bahasa sansekerta yang berarti hitam legam. Mulai dari paruh, daging, paruh, mata, lidah, bulu, hingga tulangnya berwarna hitam. Berdasarkan data BackyardChickenChoops jumlah ayam cemani di seluruh bumi sekitar 3500 ekor saja. Ayam ini hanya bisa dibudidayakan di Indonesia dan beberapa negara di Eropa. Ayam cemani sering digunakan dalam berbagai ritual dan upacara adat, misalnya upacara pembuatan candi. Ayam cemani disebut-sebut dapat membuat beruntung pemiliknya. Bukan karena faktor mistis, harganya bisa mencapai jutaan rupiah. Peternak ayam cemani di Indonesia semakin langka karena anggapan kalau ternak ayam vani bertentangan dengan agama.



Oke segitu aja dulu tentang ayam cemaninya, apakah kalian mau beli ayam yang unik ini? Kalo punya duit sih pengen ya??šŸ˜‚
Mohon maaf bila ada kesalahan kata

#salamkukuruyukšŸ“

Tari Manuk Rawa

HAE GAES

kembali lagi sama gue , Ayu Mas Ira Yunita
Disini gue mau kasih tau kalian tentang TARI MANUK RAWA

Tarian Manuk Rawa adalah tarian tradisional yang berasal dari Bali. Tarain ini pertama kali diciptakan di tahun 1981 oleh seorang koreografer yang bernama I Wayan Dibia, dan seorang komposer yang bernama I Wayan Beratha. Sebelum menjadi sebuah tari lepas, tari Manukrawa ini merupakan bagian sendratari Mahabharata Bale Gala-Gala karya tim dari sendratari Ramayana atau Mahabharata Propinsi Bali yang ditampilkan di dalam Pesta Kesenian Bali pada tahun 1980.

Dari sejarah tari Manukrawa ini gerakannya diambil dari tari klasik Bali yang kemudian dipadukan dengan gerakan tari yang berasal dari Jawa dan Sunda, yang telah dimodifikasikan sesuai dengan tuntutan dari keindahan.
Dalam menarikan tarian ini, biasanya akan dibawakan oleh sekelompok (antara 5 - 7 orang ) penari wanita. Tarian ini merupakan tarian kreasi baru yang menggambarkan perilaku dari sekelompok burung (manuk) air (rawa) sebagaimana yang telah dikisahkan di dalam cerita Wana Parwa dari Epos Mahabharata.
Seperti halnya dengan tari Cendrwasih dan juga Tari Belibis dari Bali. Tarian Manukarawa ini terinspirasi dari burung Manukrawa sendiri. Kata manukrawa diambil dari kata Manuk, yang memiliki arti burung. Jadi manukrawa ini adalah burung yang hidup di rawa. Maka tidak heran jika tarian ini menyerupai gerakan dari burung Manukarawa. Sebelum menjadi sebuah tari lepas, tari Manukrawa ini merupakan bagian dari sendratari Mahabharata Bale Gala-Gala karya dari tim Sendratari Ramayana atau Mahabharata Propinsi Bali yang ditampilkan dalam sebuah Pesta Kesenian Bali pada tahun 1980.
Tarian ini menggambarkan dari sekelompok burung rawa-rawa yang sedang bercanda ria dan sambil mencari makan. Tari ini umumnya dipertunjukan atau dimainkan oleh seorang anak kecil, bukan untuk dewasa. Dari segi gerakan tarian Manukarawa ini lebih banyak jongkok dan berdiri.
Jika dilihat dari penari yang dilakukan oleh anak-anak, tidak seperti halnya pada tarian Bali lainnya yang cendrung dimainkan oleh orang dewasa dan juga mempunyai nilai magis, begitupun fungsionalitanya tidak sembarang dan dari pertunjukannyapun tidak dilakukan sembarang, hanya dilakukan pada hari-hari tertentu saja. Tari Manukwara ini sendiri tidak ada tujuan khusus. Secara umum tarian ini hanya sebagai hiburan semata bagi anak-anak. Disamping sebagai media pembelajaran untuk mengenal burung manukrawa, juga sebagai mengenal tradisi Bali.

oke, segitu dulu dari gue , kalau ada kesalahan kata mohon dimaafkan

#salamkukuruyuk
  

Ayam Geprek

HAE GAES

kembali lagi sama gue , Ayu Mas Ira Yunita
apa kabar para pecinta ayam? disini gue mau kasih tau kalian tentang makanan yang lagi hits sekarang yaitu AYAM GEPREK

Ayam geprek adalah ayam goreng yang disajikan dengan sambal bawang pedas. Namun berdasarkan perkembangan zaman serta variasi selera pasar, banyak inovasi yang dilakukan terhadap sambal ayam geprek. Tidak hanya menggunakan sambal bawang saja, tetapi juga menggunakan sambal khas Bali, yakni sambal matah. Sambal tersebut juga disambut secara antusias oleh masyarakat, dan dianggap menambah kekayaan kuliner baru karena sama-sama lezat.
Menu ayam geprek sebenarnya mirip dengan ayam penyet, cuma bedanya pada tepung yang membalut potongan ayam tersebut.
Hasil gambar untuk ayam geprek
Ayam penyet tidak menggunakan tepung, sedangkan ayam geprek dibalut tepung gurih lalu digoreng hingga renyah. Ayam tersebut kemudian dipukul-pukul dengan menggunakan ulekan.
Sangat nikmat! Gurih, renyah, pedas berbaur menjadi satu di lidah. Tak heran jika restoran ayam geprek tak pernah sepi pengunjung, apalagi menjelang akhir pekan.
Minat yang tinggi terhadap menu ini membuat banyak pengusaha kuliner berbondong-bondong ikut menjual ayam geprek paling lezat.
Persaingan resep pun terjadi, demi memuaskan lidah konsumen dan membuat mereka ketagihan. Pencinta kuliner ayam pedas wajib mencoba menu ini.
Sejarah ayam geprek bermula dari kota Gudeg, Yogyakarta. Menu ayam geprek sebenarnya unik. Ini merupakan perpaduan antara menu barat dan Indonesia.
Seperti yang kita ketahui bahwa ayam goreng tepung merupakan menu khas restoran cepat saji yang berasal dari America. Sedangkan untuk sambal bawang pedas atau sambal matah adalah khas Indonesia.
Jadi ketika menyantap menu ini, konsumen sudah mendapatkan citarasa yang lengkap dan begitu kaya. Ayam geprek sebenarnya diambil dari istilah Jawa digeprek yang artinya dipukul dengan alat tertentu.
Pada kenyataannya, pengolahan ayam geprek benar-benar dipukul-pukul dengan menggunakan ulegan. Hal ini juga bermaksud agar sambal uleg meresap ke dalam daging ayam.

Gimana, pasti kalian semua udah pada coba kuliner yang satu ini kan? yang belum buruan coba deh
oke segitu aja dulu dari gue, kalo ada kesalahan kata mohon dimaafkan

#salamkukuruyuk

Ayam Betutu

HAE GAES

apa kabar para pecinta ayam? kembali lagi sama gue Ayu Mas Ira Yunita
disini gue mau kasih tau kalian tentang kuliner AYAM BETUTU

Betutu adalah lauk yang terbuat dari ayam atau bebek yang utuh yang berisi bumbu, kemudian dipanggang dalam api sekam. Betutu ini telah dikenal di seluruh kabupaten di Bali. Salah satu produsen betutu adalah desa Melinggih, kecamatam Payangan kabupaten Gianyar. Ayam betutu juga merupakan makanan khas Gilimanuk. Betutu digunakan sebagai sajian pada upacara keagamaan dan upacara adat serta sebagai hidangan dan di jual. Konsumennya tidak hanya masyarakat Bali tetapi juga tamu manca negara yang datang ke Bali, khususnya pada tempat-tempat tertentu seperti di hotel dan rumah makan atau restoran. Betutu tidak tahan disimpan lama.Be-Tutu merupakan jenis makanan tradisional daerah Bali yang bahan mentahnya berupa karkas utuh itik dan ayam. Kata betutu berasal dari kata tunu yang berarti bakar dan dirangkai dengan kata be yang berarti daging. Berdasarkan uraian tersebut betutu berarti daging yang dibakar. Ayam betutu merupakan jenis lauk pauk yang dibuat dari daging ayam yang telah dibersihkan kemudian dibalurkan bumbu khas Bali yang dikenal dengan base genep di seluruh permukaan tubuh daging ayam dan sebagian lagi dimasukkan ke dalam rongga abdomennya. Daging ayam yang telah dibumbui tersebut kemudian direbus atau langsung dibakar hingga menghasilkan aroma yang khas. Aroma khas yang muncul disebabkan karena adanya pemanasan yang menyebabkan air dan lemak daging berantai pendek ikut menguap. Semakin banyak uap yang dihasilkan, semakin kuat dan enak aromanya. Menurut tradisi Bali, ayam betutu biasanya disajikan pada saat upacara adat seperti odalan, otonan, maupun perkawinan. Akan tetapi, sekarang makanan ini sudah menjadi kuliner khas Bali yang sekarang menjadi daya tarik wisatawan dan sudah dijual di berbagai tempat kuliner di Bali.

Hasil gambar untuk ayam betutu adalah
Bahan yang diperlukan untuk membuat ayam betutu terdiri dari satu ekor ayam yang sudah dibersihkan bagian dalamnya, bumbu genep, bumbu wewangenan, garam, dan minyak kelapa. base genep merupakan bumbu khas Bali yang terdiri dari bawang merah, kencur, kemiri, bawang putih, kunyit, lengkuas, jahe, laos, cabai rawit, serai, gula merah, terasi, daun limau, daun salam, dan minyak kelapa. Sedangkan bumbu wewangenan terdiri dari merica hitam, merica putih, cengkeh, pala, tabia bun, ketumbar, kemiri, menyan, jangu, bangle, dan kulit jeruk purut. Proses pembuatan ayam betutu dimulai dengan menghaluskan base genep dan wewangenan kemudian ditumis hingga harum. Selanjutnya ayam dibersihkan dari bulu, jeroan, paruh, dan kulit kaki yang keras dikelupas. Panaskan air dengan sedikit bumbu, daun salam, daun limau, dan batang serai yang telah dimemarkan. Ayam direbus ke dalam air hingga tiga per empat matang kemudian diangkat. Setelah diangkat, base genep dimasukkan ke dalam perut ayam dan sebagian base genep yang dicampurkan dengan minyak tandusan dibalurkan di seluruh permukaan tubuh ayam. Ayam yang telah dibumbui kemudian sedikit diremas-remas agar ayam menjadi lunak dan dibungkus dengan daun pisang atau kelopak daun pinang untuk selanjutnya dimasukkan ke bara api. Bara api tidak boleh terlalu besar dan proses pemasakan di bara api kurang lebih 1 jam. Ayam betutu kemudian disajikan dengan cara dibelah pada bagian perut hingga daerah tempat tembolok, kemudian kedua belah dada ditarik ke samping. Satu paket ayam betutu biasanya dihidangkan bersama dengan sambal matah, kacang dan sayur. kandungan zat gizi ayam betutu yaitu kadar air sebesar 60,87%, kadar abu sebesar 1,84%, kadar protein sebesar 14,69%, kadar lemak 1,27% dan kadar karbohidrat sebesar 21,33%

ngiler kan lu semua? wkwkwkwk
yuk liburan ke Bali, oke sampai disini aja yaaaaaa

#salamkukuruyuk
.

Ayam Cemani

HAE GAES apa kabar pecinta ayam? Disini gue mau kasih tau kalian tentang AYAM CEMANI Cemani berasal dari bahasa sansekerta yang berarti ...